Siswa MAN 3 Kulon Progo Duta Moderasi Program Live in Kemenag DIY Tembus SNBP

Kulon Progo (MAN 3 KP) – Tim HDI KUB Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag DIY melaksanakan rekaman podcast Sukonandi 8 di MAN 3 Kulon Progo dengan tema “Sukses Story Alumni Program Live In Kemenag DIY Tembus SNBP” pada Selasa (14/04/2026) pagi. Kegiatan ini menghadirkan narasumber siswa berprestasi Dwi Nurhayati Nufus, Kepala MAN 3 Kulon Progo, Nurhayanti, S.Pd., M.Sc., serta Katim HDI dan KUB Kanwil Kementerian Agama DIY. Imam Khoiri,S.Me dalam rangka publikasi dan diseminasi positif prestasi madrasah, sebagaimana disampaikan Kepala MAN 3 Kulon Progo, Nurhayanti, S.Pd., M.Sc.

“Program live in memberikan dampak besar bagi siswa, terutama dalam membangun kepercayaan diri dan keberanian mengambil keputusan untuk masa depan,” ungkap Nurhayanti.

Ia menambahkan, ” Program ini sangat bermanfaat bagi madrasah karena tidak hanya mengajarkan ilmu umum, dan ilmu agama, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moderasi beragama secara nyata, melalui program live in, siswa dapat belajar langsung dan berinteraksi dengan teman yang berbeda agama sehingga memberikan pengalaman yang sangat berharga.” tambahnya.

Selain itu, kegiatan podcast yang diinisiasi oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY ini bertujuan menghadirkan kisah inspiratif siswa madrasah yang berhasil menembus Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Dwi Nurhayati Nufus sebagai duta moderasi beragama dari MAN 3 Kulon Progo berbagi pengalaman mulai dari latar belakang mengikuti program live in, pengalaman selama kegiatan, hingga dampaknya terhadap perkembangan karakter dan akademik.

Lebih lanjut, Nufus juga menceritakan perjalanan dan persiapannya dalam menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi, termasuk SNBT 2026, serta refleksi pribadi yang menjadi inspirasi bagi siswa lainnya.

“Jika ada kesempatan mengikuti program seperti live in, jangan ragu untuk ikut karena banyak manfaat yang didapat, mulai dari relasi hingga pengalaman berharga,” ucap Nufus.

Ia menambahkan, “Jangan sia-siakan masa muda dengan hal yang tidak bermanfaat, manfaatkan untuk mengikuti kegiatan positif yang dapat membawa kita menuju masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak siswa madrasah yang termotivasi untuk berprestasi dan aktif dalam program pengembangan diri, sehingga mampu bersaing dalam berbagai jalur seleksi nasional. (shi/dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *