Kebangkitan Itu Bernama Kita

Salma Widya Dani
Siswa MTsN 5 Kulon Progo

Dua puluh Mei, bukan fajar dari langit,
Tapi nyala dari ruang kecil STOVIA.
Budi Oetomo berseru: “Cukup terjajah nalarnya,
Kita satu, kita bisa berdiri bersama.”

Dulu mereka lawan dengan pena dan pikiran,
Kini kita lawan apatis dan hoaks yang memecah.
Kebangkitan bukan teriakan kosong,
Tapi kau yang belajar, bekerja, dan jujur.

1908 itu janji,
2026 ini jawabannya.
Selama anak negeri mau berdiri,
Indonesia tak akan pernah mati.

Selamat Hari Kebangkitan Nasional.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *