MI Muhammadiyah Nglinggo Kenalkan Profesi Apoteker dan Berikan Layanan Kesehatan

Kulon Progo (MIMUGO) — Apotek K-24 menggelar kegiatan Apotek Goes to School di MI Muhammadiyah Nglinggo pada Jumat (19/6/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan profesi apoteker kepada peserta didik. Sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan di lingkungan madrasah.
Kegiatan yang diikuti oleh siswa kelas IV, V, dan VI tersebut berlangsung meriah. Tim Apotek K-24 memberikan edukasi mengenai profesi apoteker, tugas dan tanggung jawabnya dalam pelayanan kesehatan, serta pentingnya penggunaan obat yang benar dan aman. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif. Sehingga peserta didik tampak antusias mengikuti setiap sesi.
Selain edukasi, Apotek K-24 juga membagikan buku tulis kepada seluruh siswa kelas IV, V, dan VI sebagai bentuk dukungan terhadap semangat belajar peserta didik. Tidak hanya itu, tim Apotek K-24 juga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi guru dan tenaga kependidikan MI Muhammadiyah Nglinggo.
Salah satu pegawai Apotek K-24, Luluk, mengaku senang dapat berkolaborasi dengan MI Muhammadiyah Nglinggo melalui program Apotek Goes to School. “Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan MI Muhammadiyah Nglinggo. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi peserta didik. Khususnya dalam mengenal profesi apoteker sejak dini. Kami juga berharap kerja sama yang baik ini dapat terus terjalin pada kesempatan-kesempatan berikutnya,” ungkap Luluk.
Sementara itu Kepala MI Muhammadiyah Nglinggo, Budiyanto, S.Pd.I. menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim Apotek K-24 yang telah berbagi ilmu dan pengalaman kepada peserta didik. “Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Apotek K-24 yang telah melaksanakan program Apotek Goes to School di madrasah kami. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena peserta didik dapat mengenal profesi apoteker secara langsung dari para praktisinya. Pengalaman seperti ini tentu menjadi motivasi bagi anak-anak untuk semakin bersemangat belajar dan memiliki cita-cita yang tinggi,” tutur Budiyanto.
Ia juga menambahkan bahwa layanan pemeriksaan kesehatan bagi guru dan tenaga kependidikan merupakan bentuk kepedulian yang sangat berarti dalam mendukung terciptanya lingkungan madrasah yang sehat.
Selama kegiatan berlangsung, suasana tampak penuh semangat. Para peserta didik aktif bertanya mengenai dunia kefarmasian, jenis-jenis obat, hingga peran apoteker dalam menjaga kesehatan masyarakat. Antusiasme siswa terlihat dari banyaknya interaksi yang terjadi antara peserta didik dengan tim Apotek K-24.
Melalui kegiatan ini diharapkan peserta didik memperoleh wawasan baru mengenai profesi apoteker serta pentingnya menjaga kesehatan sejak usia dini. Sinergi antara dunia pendidikan dan layanan kesehatan seperti ini juga diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai upaya bersama dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter. (bud/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!