Penasehat Ahli Menag RI Kupas Tuntas Konsep Ekoteologi dan Implementasi Madrasah Kulon Progo

Kulon Progo (Kankemenag KP) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo bekerja sama dengan House of Wisdom Training & Consulting sukses menyelenggarakan seminar bertajuk “Positivitas, Konektivitas, dan Keberlanjutan: Konsep dan Implementasi Ekoteologi di Madrasah”. Acara strategis ini berlangsung, Jumat, (12/06/2026), bertempat di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kemenag Kulon Progo.

Seminar ini dihadiri oleh seluruh Kepala Madrasah (Kamad) mulai dari jenjang MI, MTs, hingga MA se-Kabupaten Kulon Progo. Agenda ini digelar sebagai langkah nyata dunia pendidikan Islam dalam merespons tantangan krisis lingkungan melalui penguatan nilai spiritual. Selain itu, kegiatan ini merupakan wujud implementasi program prioritas kementerian dalam mengintegrasikan kesadaran lingkungan ke dalam ekosistem pendidikan madrasah.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kulon Progo, H.M. Wahib Jamil, S.Ag., M.Pd., membuka secara resmi acara ini dan menegaskan bahwa ekoteologi tidak boleh berhenti pada tataran teori saja. Ia mengimbau seluruh kepala madrasah yang hadir untuk segera merumuskan kebijakan hijau di sekolah masing-masing demi mendukung akselerasi program Madrasah Adiwiyata di wilayah Kulon Progo.

Selaku narasumber utama, Penasehat Ahli Menteri Agama RI, Dr. Budhy Munawar Rachman, memaparkan landasan teologis mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam. Beliau menekankan bahwa merawat bumi merupakan bagian mutlak dari komitmen iman dan doktrin keagamaan, sehingga madrasah wajib menjadi pelopor dalam membangun kesadaran kosmis yang berkelanjutan.

Sebagai penutup, Dr. Muqowim selaku Pelatih Pendidikan Nilai-Nilai Kehidupan (Living Values Education) memberikan panduan serta simulasi praktis kepada para peserta. Melalui metode ini, para pimpinan madrasah diharapkan mampu menumbuhkan atmosfer sekolah yang penuh positivitas dan konektivitas, sehingga siswa memiliki kepekaan emosional dan kepedulian spontan untuk menjaga lingkungan sekitar mereka. (dir/don)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *