Pengawas Madrasah Berikan Penguatan Penyusunan Program Kerja MAN 1 Kulon Progo

Kulon Progo (MAN 1 KP) — Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo, Hj. Kalimah, S.Ag., M.A., memberikan penguatan terkait penyusunan program kerja madrasah dalam kegiatan Rapat Kerja (Raker) MAN 1 Kulon Progo yang berlangsung di Hall AVA, Rabu (17/6/2026).
Dalam paparannya, Hj. Kalimah menegaskan bahwa program kerja yang baik adalah program yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan. Oleh karena itu, penyusunan program kerja tidak boleh dilakukan secara asal, melainkan harus berdasarkan hasil analisis dan evaluasi yang komprehensif.
“Program kerja yang baik adalah program yang berdampak baik bagi masyarakat. Penyusunannya harus didasarkan pada data dan hasil evaluasi yang objektif agar pelaksanaannya tepat sasaran,” ungkap Kalimah di hadapan peserta rapat kerja.
Ia menjelaskan, terdapat beberapa dasar utama yang harus menjadi acuan dalam penyusunan program kerja madrasah. Pertama, hasil analisis evaluasi dari Rapor Pendidikan yang memuat capaian dan tantangan satuan pendidikan. Kedua, hasil Evaluasi Diri Madrasah (EDM) sebagai instrumen untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan madrasah. Ketiga, Rencana Hasil Kerja (RHK) atasan yang menjadi arah kebijakan dan target kinerja. Keempat, kurikulum yang berlaku sebagai pedoman penyelenggaraan pendidikan.
Selain memperhatikan empat aspek tersebut, Kalimah juga mengingatkan pentingnya meninjau tingkat ketercapaian program kerja tahun sebelumnya. Menurutnya, evaluasi terhadap program yang telah dilaksanakan menjadi bahan penting untuk menentukan program yang perlu dilanjutkan, ditingkatkan, maupun diperbaiki.
Sementara itu, Plt. Kepala MAN 1 Kulon Progo, Sihono Setyo Budi, S.Pd., M.Si., menyampaikan apresiasi atas penguatan yang diberikan oleh Pengawas Madrasah. Menurutnya, arahan tersebut menjadi bekal penting bagi seluruh tim dalam menyusun program kerja yang lebih terukur dan berdampak.
“Kami berkomitmen menyusun program kerja yang berbasis data, kebutuhan madrasah, serta selaras dengan kebijakan Kementerian Agama. Melalui rapat kerja ini, kami berharap lahir program-program yang tidak hanya meningkatkan kualitas layanan pendidikan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Sihono.
Rapat kerja MAN 1 Kulon Progo tahun 2026 menjadi forum strategis untuk merumuskan arah kebijakan dan program madrasah selama satu tahun ke depan. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh program yang disusun dapat mendukung peningkatan mutu pendidikan, penguatan karakter peserta didik, serta pencapaian visi dan misi madrasah secara berkelanjutan. (mar)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!