Seleksi Ketat Anugerah GTK, Kemenag Kulon Progo Siapkan Delegasi Terbaik ke Provinsi DIY

Kulon Progo (KemenagKP) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo sukses menggelar seleksi calon Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) dalam rangka menyambut Hari Guru Nasional (HGN) 2026. Acara yang berlangsung selama dua hari, 8–9 Juni 2026, bertempat di Gedung Riptaloka kantor setempat.

Kegiatan seleksi dipandu langsung oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penma), Muhamad Dwi Putranto, S.Pd., M.M. Ia menjelaskan dalam menjaga objektivitas dan kualitas hasil penilaian, Kemenag Kulon Progo melibatkan tim penilai ahli yang terdiri dari unsur Pengawas Madrasah dan Kepala Madrasah senior di lingkungan Kabupaten Kulon Progo.

“Seleksi tahun ini diikuti oleh 23 peserta yang berkompetisi pada empat kategori penghargaan utama, yaitu GTK Inspiratif, GTK Inovatif, GTK Dedikatif (Berdedikasi), dan GTK Lintas Iman. Kompetisi berjalan sangat ketat karena setiap peserta wajib memaparkan keunggulan, dedikasi, serta program inovasi yang telah mereka terapkan di madrasah masing-masing.
Dari total 25 peserta tersebut, tim penilai berhasil menjaring 13 nominator terbaik berdasarkan jenjang pendidikan, mulai dari Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA). Nominator yang menempati peringkat pertama pada masing-masing kategori ini secara otomatis resmi terpilih untuk mewakili Kabupaten Kulon Progo maju ke kompetisi tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY),” jelas Dwi.

Sistem seleksi tahun ini mendapat respons positif dari ekosistem pendidikan madrasah. Perwakilan Tim Penilai Ahli, Sihono Setyo Budi, M.Pd., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kantor Kemenag Kulon Progo atas inisiatif menggelar kompetisi yang transparan dan akuntabel ini.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Kemenag Kulon Progo yang telah mengadakan seleksi Anugerah GTK ini. Melalui proses ini, kita mampu melihat kompetensi riil dari para calon GTK yang akan maju ke tingkat provinsi maupun nasional, sehingga delegasi yang dikirim benar-benar berkualitas dan tidak sekadar melalui penunjukan langsung,” ujar Sihono di sela-sela penilaian.

“Harapan kami ke depan, ada kegiatan yang terprogram secara berkelanjutan dalam menyiapkan GTK yang akan maju ke ajang ini. Salah satunya melalui pelatihan atau workshop kompetensi pembuatan inovasi pembelajaran bagi para guru,” tambahnya.

Berdasarkan hasil penilaian juri, ke-13 nominator yang sukses meraih predikat terbaik dan menjadi delegasi resmi Kabupaten Kulon Progo tersebar di empat jenjang pendidikan madrasah. Pada jenjang Madrasah Aliyah (MA), kategori GTK Inspiratif diraih oleh Nur Hidayati dari MAN 1 Kulon Progo, sedangkan kategori GTK Inovatif disabet oleh Maristesa Harsal dari MAN 2 Kulon Progo
Selanjutnya untuk jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs), penghargaan GTK Inspiratif diberikan kepada Siwi Nurdiani (MTsN 4 Kulon Progo), kategori GTK Inovatif diraih oleh Mohamad Aunurrohim (MTsN 3 Kulon Progo), kategori GTK Berdedikasi dimenangkan oleh Siti Mulbisah Dallailati (MTsN 1 Kulon Progo), dan kategori GTK Lintas Iman berhasil diraih oleh Rofiatul Khakimah (MTsN 5 Kulon Progo).

Sementara itu, pada jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), nama Rizco Ardian Saputro dari MI Muhammadiyah Kenteng sukses mengamankan tempat sebagai GTK Inspiratif, disusul Fitri Asmawati dari MIN 2 Kulon Progo sebagai peraih GTK Dedikatif, Siti Malikah dari MIN 3 Kulon Progo sebagai peraih GTK Inovatif, Ahmad Syaihu Indrajaya sebagai peraih TK Inovatif serta Teguh Cahyana yang juga berasal dari MI Muhammadiyah Kenteng sebagai peraih GTK Lintas Iman.  (dir/don)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *