Murid MIM Nglinggo, Naura Aurelia Fadila Sabet Juara Kedua Sprint 60 Meter PKM

Kulon Progo (MIMUGO) – Perjuangan dan semangat pantang menyerah ditunjukkan murid MI Muhammadiyah Nglinggo, Naura Aurelia Fadila dalam ajang Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) 2026. Bertempat di Lapangan Pengasih, Kulon Progo, Naura berhasil meraih Juara Kedua Lari Sprint 60 Meter.

Perjalanan Naura menuju podium juara tidak berlangsung tanpa tantangan. Saat melakukan start, wajahnya sempat tertutup jilbab. Sehingga sedikit kehilangan momentum dan tertinggal dari peserta lainnya. Namun, kondisi tersebut tidak membuat Naura menyerah. Ia segera bangkit, mengejar ketertinggalan, dan terus memacu langkah hingga berhasil finis di posisi kedua.

Naura mengaku bersyukur atas hasil yang diraihnya. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga untuk tetap tenang dan fokus ketika menghadapi situasi yang tidak sesuai dengan harapan.

“Saya bersyukur bisa mendapatkan juara kedua. Saat awal start, wajah saya sempat tertutup jilbab sehingga tertinggal. Saya kemudian berusaha mengejar dan terus berlari sampai akhirnya bisa mendapatkan juara,” ungkap Naura.

Prestasi tersebut semakin bermakna karena proses latihan dilakukan dengan keterbatasan area yang dimiliki madrasah. MI Muhammadiyah Nglinggo belum memiliki lintasan khusus untuk latihan lari. Namun, keterbatasan tersebut tidak menyurutkan semangat para guru untuk memberikan pembinaan kepada murid.

Kepala MI Muhammadiyah Nglinggo, Budiyanto, S.Pd.I., sekaligus pendamping lomba di lapangan dalam ajang PKM cabang lari. Ia menyampaikan bahwa keterbatasan tempat latihan bukan alasan untuk berhenti mengembangkan potensi anak.

“Keterbatasan area untuk berlatih di MI Muhammadiyah Nglinggo tidak menjadi penghalang bagi guru untuk melatih anak-anak. Yang terpenting adalah kemauan, semangat, dan kesempatan untuk mengembangkan potensi mereka. Ketika mengikuti lomba di lapangan, kami juga berusaha mendampingi dan memberikan motivasi agar anak-anak tampil percaya diri,” ujar Budiyanto.

Selain Naura, MI Muhammadiyah Nglinggo juga mengirimkan Reza Setya Nugraha untuk mengikuti cabang Lari Sprint 80 Meter Putra. Reza mampu menunjukkan performa yang baik hingga berhasil melaju ke babak final. Pada hasil akhir, Reza menempati posisi ketujuh.

Meski belum berhasil membawa pulang juara, keberhasilan Reza mencapai babak final tetap menjadi pengalaman penting dalam proses pembinaan atlet muda di madrasah. Keikutsertaannya menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman berkompetisi. Sekaligus membangun keberanian dan mental bertanding murid.

Capaian Naura dan pengalaman Reza di ajang PKM 2026 menjadi bukti bahwa keterbatasan fasilitas bukanlah akhir dari sebuah perjuangan. Dengan pendampingan, latihan, dan semangat yang terus dibangun bersama, murid MI Muhammadiyah Nglinggo terus diberi ruang untuk berkembang dan menunjukkan potensi terbaiknya. (bdy/abi).

#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *