Budayakan Karakter Mulia, Musera Terapkan Tradisi Jabat Tangan

Kulon Progo (Musera) – MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera) terus berkomitmen dalam menanamkan nilai-nilai karakter dan budi pekerti luhur kepada seluruh peserta didiknya. Salah satu langkah nyata yang konsisten diterapkan setiap hari adalah pembiasaan tradisi berjabat tangan antara siswa dan guru sesaat sebelum meninggalkan lingkungan madrasah. Kegiatan berlangsung di depan pintu kelas masing-masing, Kamis (11/6/2026).

Kepala Madrasah, Sumarsih, M.S.I. menyampaikan bahwa budaya bersalaman ini bukan sekadar rutinitas formalitas belaka. “Kegiatan berjabat tangan sengaja digalakkan sebagai bentuk penghormatan (takzim) yang tulus dari seorang murid kepada gurunya. Melalui sentuhan fisik yang santun ini, tumbuh rasa takzim dan pengakuan bahwa guru merupakan orang tua kedua yang wajib dihormati karena telah mendidik dan menyayangi mereka sepanjang hari di madrasah,” ujar Kamad.

Tradisi berjabat tangan juga dipandang efektif sebagai media penerapan akhlak mulia dan penanaman tata krama sejak usia dini. Madrasah berasumsi bahwa kecerdasan akademik harus berjalan selaras dengan keluhuran etika.

Suasana hangat selalu menyelimuti momen kepulangan tersebut. Di mana para tenaga pendidik, termasuk Nur Hidayat, S.Pd. dan jajaran guru lainnya berbaris rapi menyambut jabat tangan anak. Momen ini juga dimanfaatkan oleh para guru untuk memberikan untaian doa, nasihat singkat agar berhati-hati di jalan, serta senyuman hangat sebagai apresiasi atas kerja keras anak dalam belajar. Kedekatan emosional yang terbangun ini terbukti mampu merekatkan tali silaturahmi serta membuat ilmu yang ditransfer menjadi lebih berkah dan membekas di hati anak-anak.

Penerapan budaya positif di Musera ini mendapat respons dan dukungan yang sangat baik dari para orang tua murid. Tradisi ini dianggap berhasil menjembatani pembentukan karakter yang berkesinambungan antara lingkungan madrasah dan rumah. Dengan konsistensi yang terus terjaga, MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera) berharap seluruh lulusannya tidak hanya unggul dalam prestasi. Tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang berakhlak karimah, santun dalam bertutur kata, dan memiliki rasa hormat yang tinggi terhadap sesama. (ist/abi).

#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *